Widget HTML Atas

Bahaya Konsumsi Beras Non Organik

Bahaya Memakan beras non organik ternyata bukan hanya isapan jempol, bahkan untuk jangka panjang bisa menjadi gudang penyakit. Jangan mengira penyakit yang ditimbulkan adalah penyakit ringan, melainkan penyakit berat seperti diabetes, jantung dan kanker. Semuanya adalah penyakit yang menakutkan.


Kenapa beras non organik begitu menakutkan, ternyata adalah penggunaan konsumsi beras non organik adalah sama dengan mengonsumsi makanan yang mengandung racun atau pestisida. Pestisida banyak digunakan oleh petani untuk membunuh hewan yang mengganggu tanaman yang diharapkan. Tidak hanya pestisida, ternyata petani non organik juga memakai herbisida untuk membunuh rumput yang tidak diharapkan. Ternyata tidak berhenti sampai situ petani juga memakai pupuk kimia non organik untuk meningkatkan produksi. Dari deskripsi yang saya berikan, mungkin anda sudah mulai memahami betapa banyaknya kandungan obat dalam makanan yang anda konsumsi.

Ciri - ciri makanan mengandung pestisida

  1. Tidak dijumpai ulat dalam makanan.
  2. Saat belum dibuat makanan tidak mudah busuk walaupun sudah layu.
  3. Tidak ditemui rasa manis - manis saat mengkonsumsi. (Rasa manis dalam beras organik yang sehat tidak berbahaya seperti dalam kandungan beras non organik).

Cuplikan keuntungan memakai beras organik

  1. Meningkatkan kecerdasan otak pada balita dan anak,
  2. Mencegah terjadinya kelahiran prematur,Mampu mengontrol tingkat kadar gula,
  3. Menghambat radikal bebas penyebab kanker karena mengandung zat antioksidan (fenolik).
  4. Selengkapnya bisa dibaca : Cara Membedakan Beras Organik dan non organik
Bahaya Konsumsi Beras Non Organik
Salah satu dampak konsumsi makanan non organik.

Bahaya konsumsi pestisida, herbisida dan pupuk kimia untuk tubuh 

Berikut ini adalah bahaya penggunaan pupuk kimia, pestisida dan herbisida untuk tubuh yang akan dipetik jangka panjang.

Dapat Menyebabkan Kemandulan

Salah satu pestisida adalah atrazine, pembunuh gulma yang banyak dipakai oleh petani non organik. padahal pestisida ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kemandulan. Menurut penelitian, pestisida ini meningkatkan risiko keguguran dan kemandulan.

Mempengaruhi pertumbuhan Kehamilan, Bayi, dan Anak

Pestisida dan herbisida yang dikonsumsi dan meracuni pada saat kehamilan bisa menimbulkan cacat pada bayii. Tentu hal ini tidak langsung bisa dirasakan. Sama seperti penyedap rasa pada anak. Tidak bisa langsung dirasakan oleh anak, tetapi berdasarkan akumulasi pada kehamilan bisa menjadikan cacat permanen pada janin. Bahkan yang lebih ekstrem bisa menambah resiko keguguran pada janin yang masih lemah atau kurang dari 3 bulan.

Konsumsi makanan non organik juga berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Sebuah penelitian di meksiko membuktikan bahwa anak yang banyak mengkonsumsi makanan non organik memberikan respon yang berbeda terhadap unsur kognitif anak.

Mempengaruhi Perubahan Hormon

Konsumsi jangka panjang makanan non organik selama 20-30 tahun pasti mempengaruhi kualitas hormon dan alat reproduksi. Pada anak laki-laki diistilahkan dengan demasculinisation artinya bisa mengubah sifat maskulin pada anak laki - laki sehingga tampak feminim.  Sedangkan yang terjadi pada anak perempuan disitilahkan dengan defeminisasion artinya hilangnya sifat feminim yang mengakibatkan perubahan perilaku seksual.

Menyebabkan Diabetes

Bertahun - tahun penelitian tentang penyabab diabetes ternyata salah satu penyebab pokok yang menyebabkan diabetes adalah makanan yang mengandung pestisida dan bahan kimia non organik. Seperti kita tahu, diabetes adalah penyakit yang sangat menakutkan karena sulit disembuhkan dan bersifat komplikasi pada organ yang lain.

Menyebabkan Kanker

Terlalu banyak konsumsi makanan pokok non organik akan menumbuhkan benih kanker. Benih ini tumbuh karena menurunnya imunitas tubuh.

Menyebabkan Obesitas

Obesitas sering timbul karena sulitnya makanan dicerna oleh tubuh. Dan tentunya obesitas juga dapat menyebabkan komplikasi pada penyakit yang lain. Seperti kita tahu pada pembahasan beras organik, beras non organik juga sulit dicerna oleh alat pencernaan.

Berikut ini contoh bahaya bahan aktif pestisida terhadap kesehatan
No Jenis Pestisida Jenis Penggunaan Potensi Bahaya Pada Kesehatan Manusia
1 Asefat Insektisida Kanker, mutasi gen, kelainan alat reproduksi
2 Aldikard Insektisida Sangat beracun pada dosis rendah
3 BHC Insektisida Kanker, beracun pada alat reproduksi
4 Kaptan Insektisida Kanker, mutasi gen
5 Karbiral Insektisida Mutasi gen, kerusakan ginjal
6 Klorobensilat Insektisida Kanker, mutasi gen, keracunan alat reproduksi
7 Klorotalonis Fungisida Kanker, keracunan alat reproduksi
8 Klorprofam Herbisida Kanker, mutasi gen, pengaruh kronis
9 Siheksatin Insektisida Karsinogen
10 DDT Insektisida Cacat lahir, pengaruh kronis.
Sumber : Pesticide Action Network (PAN) Indonesia